Mengenal Noken, Tas Tradisional Papua yang Sarat Filosofis dan diakui UNESCO.
Papua adalah salah satu wilayah di timur Indonesia yang punya banyak keunikan. Tak hanya orang-orangnya saja, tapi budayanya juga. Kondisi alamnya juga masih banyak yang terjaga keasliannya.
Di Papua ada tas bukan sembarang tas. Namanya noken. Tas asal Papua ini bahkan saat ini sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda loh! Seperti apa bentuk dan kisah si tas ajaib ini? Simak ulasannya berikut ini.
1. Terbuat dari Bahan Alami dan Diletakkan di Kepala
Noken adalah tas asli Papua yang terbuat dari serat kulit kayu. Tak seperti tas lain yang diletakkan di pundak, noken justru diletakkan di kepala. Cara inilah yang membuat noken masuk dalam daftar warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO.
Keunikan lain yang dimiliki tas nyentrik ini adalah hanya orang Papua saja yang boleh membuat Noken.Tas ini biasanya digunakan untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian, dan barang lainnya ke pasar. Noken sudah menjadi bagian dari masyarakat Papua. Hal ini terbukti dengan 250 suku di Papua yang telah menggunakan Noken untuk kegiatan sehari-hari.
2. Filosofi di Baliknya
Ada makna tersembunyi di balik pembuatan Noken khas Papua ini. Tas yang dibuat oleh para mama di Papua ini memiliki simbol kehidupan yang baik, perdamaian, dan kesuburan bagi masyarakat di sekitar tanah Papua.
Dahulu, Noken juga menjadi simbol kedewasaan seorang wanita. Jika seorang wanita tidak bisa membuat noken, maka dia dianggap belum dewasa. Noken juga sering digunakan sebagai syarat bagi wanita Papua sebelum menikah. Jadi jika seorang wanita belum bisa membuat noken, dia belum bisa menikah dengan kekasihnya. Tapi kini banyak wanita Papua yang tak bisa membuat Noken.
3. Tas Multifungsi
Noken memiliki ukuran yang variatif. Ukuran paling besar sering digunakan para mama untuk mengangkut hasil pertanian atau untuk mengangkut kayu bakar. Sedangkan yang ukuran sedang digunakan sebagai tempat buku dan alat tulis oleh anak sekolah dan mahasiswa. Noken bisa untuk menggendong anak loh! Wah-wah hebat ya! Meski cuma dari kulit kayu, tapi aman dan nyaman buat gendong anak.
Ada yang lebih unik dari penggunaan Noken, yaitu sebagai kotak suara dalam pemilu dan pilkada. Teknisnya pun cukup unik, bahkan Mahkamah Konstitusi mengakui dan mengesahkan sistem Noken dalam pemilu atau pilkada. Caranya, tiap bilik pasangan calon diberi Noken yang digantungkan. Setelah itu, para calon pemilih untuk kandidat satu dan seterusnya berbaris di depan bilik calon yang dipilih. Barulah pencoblosan dimulai.
Wednesday, April 15, 2020
Tuesday, April 14, 2020
RESUME MATERI AJARAN SIARAN TVRI TINGKAT SMA/SMK 4 LPPM RI PADALARANG
Sumber:https://restinopiantii-pelajarperdulicovid19.blogspot.com/2020/04/resume-materi-ajar-siaran-tvri-tingkat_14.html?spref=fb
Hasil Resume yang saya dapatkan setelah menonton/memahami tayangan materi Matematika tentang Frekuensi Harapan di TVRI

Selamat membaca:)
PENGERTIAN
Frekuensi Harapan adalah Banyak nya kejadian yang diharapkan muncul dari suatu percobaan
RUMUS
Fh(A) = P(A) × n
Note : A Peluang
n banyak percobaan
Agar lebih jelas liat gambar dibawah

CONTOH SOAL
Pada suatu pertandingan tenis meja antara tim Indonesia lawan tim Jerman, peluang Indonesia menang 60%. Sebelumnya mereka sudah bertemu sebanyak 56 kali. Berapa kali tim Indonesia berharap menang melawan tim Jerman?
Jawaban: Fh(menang) = 60% × 56
= 33,6 34 kali
Agar lebih jelas

LATIHAN SOAL!
1. Sebuah dadu dilempar sebanyak 40 kali. Berapa kali kita berharap muncul mata dadu 3?
Jawaban :
Fh (mata 3) = 1/6 × 40
= 6 4/6 = 6,66 7 kali
Agar lebih jelas liat gambar dibawah

2. Berapa kali muncul mata dadu berjumlah ganjil dari dua dadu yang dilemparkan sebanyak 250 kali.
Jawaban :
Rs : 36
Titik sampel jumlah ganjil : 18
P = 18/36 = ½
12 21 14 41 16 61
23 32 25 52
34 43 36 63
45 54
56 65
Fh = ½ × 250 = 125 Kali muncul
Note: Terimakasih untuk semua yang sudah membaca blog saya, mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau yang tidak dimengerti:)
Hasil Resume yang saya dapatkan setelah menonton/memahami tayangan materi Matematika tentang Frekuensi Harapan di TVRI

Selamat membaca:)
PENGERTIAN
Frekuensi Harapan adalah Banyak nya kejadian yang diharapkan muncul dari suatu percobaan
RUMUS
Fh(A) = P(A) × n
Note : A Peluang
n banyak percobaan
Agar lebih jelas liat gambar dibawah

CONTOH SOAL
Pada suatu pertandingan tenis meja antara tim Indonesia lawan tim Jerman, peluang Indonesia menang 60%. Sebelumnya mereka sudah bertemu sebanyak 56 kali. Berapa kali tim Indonesia berharap menang melawan tim Jerman?
Jawaban: Fh(menang) = 60% × 56
= 33,6 34 kali
Agar lebih jelas

LATIHAN SOAL!
1. Sebuah dadu dilempar sebanyak 40 kali. Berapa kali kita berharap muncul mata dadu 3?
Jawaban :
Fh (mata 3) = 1/6 × 40
= 6 4/6 = 6,66 7 kali
Agar lebih jelas liat gambar dibawah

2. Berapa kali muncul mata dadu berjumlah ganjil dari dua dadu yang dilemparkan sebanyak 250 kali.
Jawaban :
Rs : 36
Titik sampel jumlah ganjil : 18
P = 18/36 = ½
12 21 14 41 16 61
23 32 25 52
34 43 36 63
45 54
56 65
Fh = ½ × 250 = 125 Kali muncul
Note: Terimakasih untuk semua yang sudah membaca blog saya, mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau yang tidak dimengerti:)
Monday, April 13, 2020
Resume material ajar siaran TVRI tingkat SMA/SMK 4 LPPM RI Padalarang
Bagaimana virus corona menyerang tubuh kita sudah tahu kalo virus Corona sudah menginfeksi satu juta orang di seluruh dunia seluruh ini gimana sih tubuh ini bisa menginfeksi seluruh dunia virus ini bisa mematikan semua berawal dari sini tubuh kita lewat percikan atau bersin orang yang postift atau kita menyentuh benda nya atau kita ga cuci tangan setelahnya kalo gitu si virus masuk lewat pernafasan dan bergerak terus menuju sasaran utamanyaa paru paru disni lah virus yang utama ini mulai paku protein mulai bekerja akan nempel keparu paru dan organ lainnya yang stelnya akan kaya protein ini protein ACE2 ACE2 itu ibarat gagang pintu rumah begitu udah nempel perlahan tapi pasti virus ini akan ngedorong masuk ke sel tubuh kita dan begitu berhasil masuk barulah aksi sebenernya dimulai akan membuka sang hacker pun akan terbebas diakan ngehack sel sel tubuh nipu sistem imun tubuh kita biar ga nyerang virusnya sekaligus ngebuat inti sel memproduksi bakal virus corona baru sel yang ya ketika virusnya udah menuhin paru paru kita sistem imun kita bakal merespon ibarat tentara dan polisi yang meluncur ketempat kejadian perkara tapi inilah yang bikin ngeri disini lah virus Corona menjadi penipu ulung yang bisa ngakalin sistem imun kita mereka bikin sistem imun menjadi babi buta menyerang sel sel sehat kita tapi terkadang tubuh kitaa sedang lemah efeknya bisa parah bisa kena radang paru paru akibat sel yang gabisa nahan bakteri feneumonia malahan buat Kasus kritis bakteri ini ga berenti disana mereka bisa masuk aliran darah dan akhirnya nyerang seluruh tubuh kalo udah gini bernafas juga bakalan susah banget bagi hidup kita berada ditahan kritis.
1.bagaimana virus Corona menyerang tubuh kita???
Jawab : ketika virus Corona masuk ke tubuh kita lewat percikan batuk atau bersin orang yang positif baik secara langsung atau waktu kita nyentuh benda yang terkena percikan dan tidak cuci tangan setelahnya,kalau udah begitu virus masuk lewat pernapasan dan bergerak terus menuju paru2.pertama-tama,paku protein Corona akan menempel di paru2,begitu sudah nempel virus ini akan mendorong dalam sel kita dan begitu berhasil masuk,difase ini virus Corona menyerang inti sel sehat untuk nipu sistem imun tubuh kita supaya tidak menyerang virusnya dan sekaligus membuat inti sel jadi memproduksi cikal bakal virus Corona baru,sel yang sudah terinfeksi selanjutnya bunuh diri dan memutuskan virus Corona yang nginfeksi dan menyerang sel-sel lainnya.jika sudah menyerang paru2 virus Corona akan menyerang tubuh lewat darah dan ada dalam kondisi kritis.jntuk itu kita harus mengikuti pedoman gizi seimbang agar imun kita baik.
2.bagaimanakah cara meningkatkan imun tubuh??
Jawab:perilaku hidup sehat adalah cara efektif untuk mencegah virus corona.pertama,cuci tangan menggunakan sabun.kedua,istirahat cukup dan rajin olahraga.ketiga,konsumsi makanan bergizi dan minum air putih.keempat,gunakan masker jika batuk atau bersin .kelima,jika ada gejala kunjungi layanan kesehatan
3.apa itu pandemi dan apa bedanya dengan epidemi, endemi dan wabah
Jawab:1.pandemi adalah penyakit tingkat dunia
2.epidemi adalah penyakit tingkat antar negara
3.wabah adalah penyakit tingkat daerah sampai negara
4.endemi adalah penyakit tingkat daerah.
1.bagaimana virus Corona menyerang tubuh kita???
Jawab : ketika virus Corona masuk ke tubuh kita lewat percikan batuk atau bersin orang yang positif baik secara langsung atau waktu kita nyentuh benda yang terkena percikan dan tidak cuci tangan setelahnya,kalau udah begitu virus masuk lewat pernapasan dan bergerak terus menuju paru2.pertama-tama,paku protein Corona akan menempel di paru2,begitu sudah nempel virus ini akan mendorong dalam sel kita dan begitu berhasil masuk,difase ini virus Corona menyerang inti sel sehat untuk nipu sistem imun tubuh kita supaya tidak menyerang virusnya dan sekaligus membuat inti sel jadi memproduksi cikal bakal virus Corona baru,sel yang sudah terinfeksi selanjutnya bunuh diri dan memutuskan virus Corona yang nginfeksi dan menyerang sel-sel lainnya.jika sudah menyerang paru2 virus Corona akan menyerang tubuh lewat darah dan ada dalam kondisi kritis.jntuk itu kita harus mengikuti pedoman gizi seimbang agar imun kita baik.
2.bagaimanakah cara meningkatkan imun tubuh??
Jawab:perilaku hidup sehat adalah cara efektif untuk mencegah virus corona.pertama,cuci tangan menggunakan sabun.kedua,istirahat cukup dan rajin olahraga.ketiga,konsumsi makanan bergizi dan minum air putih.keempat,gunakan masker jika batuk atau bersin .kelima,jika ada gejala kunjungi layanan kesehatan
3.apa itu pandemi dan apa bedanya dengan epidemi, endemi dan wabah
Jawab:1.pandemi adalah penyakit tingkat dunia
2.epidemi adalah penyakit tingkat antar negara
3.wabah adalah penyakit tingkat daerah sampai negara
4.endemi adalah penyakit tingkat daerah.
Wednesday, April 1, 2020
PPDB SMK 4 LPPM RI PADALARANG
Halooo Warga Bandung Barat !
Telah dibuka Pendaftaran Peserta Didik Baru untuk :
SMK 4 LPPM Padalarang
Untuk ibu, bapa dan para Pendaftar untuk peserta didik baru, ditengah wabah COVID-19 ini kita buka pendaftaran Online loooh .
Pendaftaran bisa dibuka di :
http://gg.gg/PPDB_SMK4LPPM / atau juga bisa daftar via DM no WA Admin
Untuk Token Pendaftaran dan Persyaratan bisa DM dulu via Whatsapp ke 085220842348 (Admin).
Jangan lupa ya selalu bersih-bersih dan cuci tangan menggunakan sabun selalu agar terhindar dari bakteri-bakteri dan kuman yang menempel pada tubuh kita .
Semoga kalian selalu diberi rezeki dan Kesehatan agar bisa menjalani aktivitas sehari-hari ..
Selamat bertemu di sekolah kita tercinta ya para peserta didik baru
Tuesday, March 31, 2020
11 Pasien Positif Virus Corona di Jakarta Barat Sembuh
11 Pasien Positif Virus Corona di Jakarta Barat Sembuh
Sebanyak 144 orang di Jakarta Barat positif virus corona.
Red: Nur Aini
00 0
The Central Hospital of Wuhan via Weibo/Hando
(Ilustrasi) Petugas Kesehatan di Rumah Sakit merawat pasien yang diduga terpapar virus corona.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 11 pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Jakarta Barat dinyatakan sembuh. Hal itu berdasarkan data kesehatan wilayah tersebut yang terakhir tercatat pada Senin (30/3).
Baca Juga:
Jokowi: Darurat Sipil Kalau Kondisi Abnormal
Pekan Ini Pemerintah Putuskan Soal Karantina Wilayah
Penyemprotan Disinfektan Fasum di Kabupaten Semarang
"Data hingga Senin (30/3) kemarin ada 11 pasien warga Jakarta Barat yang berhasil sembuh. Semoga angkanya terus bertambah," kata Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi di Jakarta, Selasa (31/3).
Hal tersebut menunjukkan pertambahan jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh, setelah sebelumnya tercatat sembilan pasien yang mengalami kesembuhan. Sementara itu, jumlah total warga Jakarta Barat yang positif corona pada Senin (30/3) masih stagnan dibandingkan dua hari sebelumnya, yakni berjumlah 144 orang.
Kemudian, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jakarta Barat sebanyak 325 orang, dan 326 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Untuk jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Jakarta Barat mencapai sepuluh orang.
Rustam kembali mengimbau warganya untuk lebih berhati-hati dan waspada menjaga kesehatan.
"Untuk sekian kalinya saya mohon dengan sangat kepada masyarakat (khususnya) masyarakat Jakarta Barat untuk tak keluar rumah bila tidak perlu sekali, melakukan jaga jarak, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi serta menyemprotkan disinfektan secara rutin," ujar Rustam.
Rustam menerangkan, jika ada tanda-tanda terinfeksi seperti suhu badan tinggi, batuk, sesak nafas, tenggorokan sakit, dan lemas agar segera hubungi layanan sambungan cepat Gugus Tugas Covid 19 Jakarta Barat berikut:
dr. Dian 081617006662
dr. Dika 085725009305
Berita Terkait
Pesan Ronaldo Soal Perang Melawan Corona
Penyemprotan Disinfektan Fasum di Kabupaten Semarang
Berlakukan PSBB, Jokowi: Tiap Negara Punya Ciri Khas Sendiri
Kisah Orang Brasil Naik Haji
Arab Saudi Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Pasein Covid-19
Merebut Kue Industri Makanan Halal Global
dr. Santayana 081398323130
"Selanjutnya ikuti terus perkembangan informasi seruan dan instruksi resmi dari pemerintah semoga wabah corona ini segera mereda dan berakhir," ujar Rustam.
Sumber: https://m.republika.co.id/berita/q81whg382/11-pasien-positif-virus-corona-di-jakarta-barat-sembuh
Sebanyak 144 orang di Jakarta Barat positif virus corona.
Red: Nur Aini
00 0
The Central Hospital of Wuhan via Weibo/Hando
(Ilustrasi) Petugas Kesehatan di Rumah Sakit merawat pasien yang diduga terpapar virus corona.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 11 pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Jakarta Barat dinyatakan sembuh. Hal itu berdasarkan data kesehatan wilayah tersebut yang terakhir tercatat pada Senin (30/3).
Baca Juga:
Jokowi: Darurat Sipil Kalau Kondisi Abnormal
Pekan Ini Pemerintah Putuskan Soal Karantina Wilayah
Penyemprotan Disinfektan Fasum di Kabupaten Semarang
"Data hingga Senin (30/3) kemarin ada 11 pasien warga Jakarta Barat yang berhasil sembuh. Semoga angkanya terus bertambah," kata Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi di Jakarta, Selasa (31/3).
Hal tersebut menunjukkan pertambahan jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh, setelah sebelumnya tercatat sembilan pasien yang mengalami kesembuhan. Sementara itu, jumlah total warga Jakarta Barat yang positif corona pada Senin (30/3) masih stagnan dibandingkan dua hari sebelumnya, yakni berjumlah 144 orang.
Kemudian, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jakarta Barat sebanyak 325 orang, dan 326 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Untuk jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Jakarta Barat mencapai sepuluh orang.
Rustam kembali mengimbau warganya untuk lebih berhati-hati dan waspada menjaga kesehatan.
"Untuk sekian kalinya saya mohon dengan sangat kepada masyarakat (khususnya) masyarakat Jakarta Barat untuk tak keluar rumah bila tidak perlu sekali, melakukan jaga jarak, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi serta menyemprotkan disinfektan secara rutin," ujar Rustam.
Rustam menerangkan, jika ada tanda-tanda terinfeksi seperti suhu badan tinggi, batuk, sesak nafas, tenggorokan sakit, dan lemas agar segera hubungi layanan sambungan cepat Gugus Tugas Covid 19 Jakarta Barat berikut:
dr. Dian 081617006662
dr. Dika 085725009305
Berita Terkait
Pesan Ronaldo Soal Perang Melawan Corona
Penyemprotan Disinfektan Fasum di Kabupaten Semarang
Berlakukan PSBB, Jokowi: Tiap Negara Punya Ciri Khas Sendiri
Kisah Orang Brasil Naik Haji
Arab Saudi Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Pasein Covid-19
Merebut Kue Industri Makanan Halal Global
dr. Santayana 081398323130
"Selanjutnya ikuti terus perkembangan informasi seruan dan instruksi resmi dari pemerintah semoga wabah corona ini segera mereda dan berakhir," ujar Rustam.
Sumber: https://m.republika.co.id/berita/q81whg382/11-pasien-positif-virus-corona-di-jakarta-barat-sembuh
Dua Pasien Covid-19 di Bali Sudah Sembuh
Dua Pasien Covid-19 di Bali Sudah Sembuh
Dua orang pasien Covid-19 di Bali dinyatakan sembuh setelah melalui perawatan medis oleh tim kesehatan, tetapi tidak disebutkan identitasnya.
5
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com
31 Maret 2020 - 10:18 WIB
Sel virus corona - istimewa
A+ A-
Bisnis.com, DENPASAR— Dua orang pasien Covid-19 di Bali dinyatakan sembuh setelah melalui perawatan medis oleh tim kesehatan, tetapi tidak disebutkan identitasnya.
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Bali Dewa Made Indra tidak menyebutkan apakah kedua pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia atau warga negara asing. Hanya ditegaskan bahwa keduanya kini sedang dalam persiapan untuk pulang kembali ke rumahnya.
"Mereka sudah dilakukan 2 kali test, dan hasilnya negatif, saat ini sedang persiapan untuk pulang," katanya, Senin (30/3/2020).
Dia mengatakan saat ini total pasien positif Covid-19 atau virus Corona di Bali sebanyak 19 orang atau mengalami penambahan sejumlah 9 orang, yakni 1 orang WNA dan 8 orang WNI. Dari total yang terinfeksi tersebut, sebanyak 3 pasien mendapatkan virus akibat adanya transmisi lokal, yakni pernah berinteksi dengan kasus positif sebelumnya. Adapun 5 orang lainnya karena datang dari luar negeri.
"Dengan adanya transmisi lokal ini, yang merupakan orang Bali asli, maka Satgas Covid-19 sedang menyiapkan peta persebaran khusus di Bali," ungkapnya.
Dalam menyikapi wabah covid-19 ini, Satgas tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaanya karena penyebaran covid-19 menunjukan tren peningkatan di tingkat nasional.
"Covid-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi," tegas Dewa Indra.
Meski sudah ada yang sembuh dari Covid-19, Dia kembali menegaskan kepada masyarakat untuk terus mengikuti ajakan dan himbauan pemerintah untuk menjaga jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas-aktivitas di luar rumah.
Sumber: https://m.bisnis.com/bali/read/20200331/537/1220129/dua-pasien-covid-19-di-bali-sudah-sembuh
Dua orang pasien Covid-19 di Bali dinyatakan sembuh setelah melalui perawatan medis oleh tim kesehatan, tetapi tidak disebutkan identitasnya.
5
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com
31 Maret 2020 - 10:18 WIB
Sel virus corona - istimewa
A+ A-
Bisnis.com, DENPASAR— Dua orang pasien Covid-19 di Bali dinyatakan sembuh setelah melalui perawatan medis oleh tim kesehatan, tetapi tidak disebutkan identitasnya.
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Bali Dewa Made Indra tidak menyebutkan apakah kedua pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia atau warga negara asing. Hanya ditegaskan bahwa keduanya kini sedang dalam persiapan untuk pulang kembali ke rumahnya.
"Mereka sudah dilakukan 2 kali test, dan hasilnya negatif, saat ini sedang persiapan untuk pulang," katanya, Senin (30/3/2020).
Dia mengatakan saat ini total pasien positif Covid-19 atau virus Corona di Bali sebanyak 19 orang atau mengalami penambahan sejumlah 9 orang, yakni 1 orang WNA dan 8 orang WNI. Dari total yang terinfeksi tersebut, sebanyak 3 pasien mendapatkan virus akibat adanya transmisi lokal, yakni pernah berinteksi dengan kasus positif sebelumnya. Adapun 5 orang lainnya karena datang dari luar negeri.
"Dengan adanya transmisi lokal ini, yang merupakan orang Bali asli, maka Satgas Covid-19 sedang menyiapkan peta persebaran khusus di Bali," ungkapnya.
Dalam menyikapi wabah covid-19 ini, Satgas tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaanya karena penyebaran covid-19 menunjukan tren peningkatan di tingkat nasional.
"Covid-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi," tegas Dewa Indra.
Meski sudah ada yang sembuh dari Covid-19, Dia kembali menegaskan kepada masyarakat untuk terus mengikuti ajakan dan himbauan pemerintah untuk menjaga jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas-aktivitas di luar rumah.
Sumber: https://m.bisnis.com/bali/read/20200331/537/1220129/dua-pasien-covid-19-di-bali-sudah-sembuh
MPR Desak Jokowi Keluarkan Kebijakan Penanggulangan Corona Secara Terbuka
MPR Desak Jokowi Keluarkan Kebijakan Penanggulangan Corona Secara Terbuka
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta Presiden Jokowi menjelaskan secara terbuka kebijakan yang diambil untuk mengatasi Virus Corona. Menurutnya kebijakan tersebut diperlukan untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan pandemi ini.
Rayful Mudassir - Bisnis.com
31 Maret 2020 - 13:01 WIB
Syarief Hasan Foto:Antara
A+ A-
Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta Presiden Jokowi menjelaskan secara terbuka kebijakan yang diambil untuk mengatasi Virus Corona. Menurutnya kebijakan tersebut diperlukan untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan pandemi ini.
Pemerintah diminta tidak menunda untuk mengeluarkan kebijakan untuk mengatasi penyebaran Corona. Pasalnya menurut dia jumlah korban terus meningkat selama 30 hari terakhir.
“Jangan biarkan rakyat gelisah dan tidak tentram, jangan keliru mengambil kebijakan, jangan biarkan rakyat berspekulasi, utamakan kepentingan rakyat,” katanya di Jakarta, Selasa (31/3/2020).
Adapun hingga Senin (30/3/2020) pukul 12 siang, tercacat sebanyak 75 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, 122 meninggal dunia dan pasien positif bertambah menjadi 1.414 kasus.
"Ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 129 kasus baru. Sehingga total menjadi 1.414 positif. Penularan di luar masih terjadi, kasus positif masih bertambah, saya mengingatkan kembali untuk jaga jarak," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020).
Dari angka tersebut, pasien sembuh bertambah 11 orang, sementara pasien meninggal bertambah 8 kasus dibandingkan dengan satu hari sebelumnya. Adapun pada Minggu (29/3/2020), tercatat 1.285 kasus positif COVID-19, 114 orang meninggal dan 64 orang sembuh.
Sementara itu, Syarief Hasan meminta pemerintah melakukan satu koordinasi kebijakan dengan daerah. Langkah ini menurutnya lebih efektif mengatasi penyebaran Corona.
Sumber: https://m.bisnis.com/kabar24/read/20200331/15/1220216/mpr-desak-jokowi-keluarkan-kebijakan-penanggulangan-corona-secara-terbuka
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta Presiden Jokowi menjelaskan secara terbuka kebijakan yang diambil untuk mengatasi Virus Corona. Menurutnya kebijakan tersebut diperlukan untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan pandemi ini.
Rayful Mudassir - Bisnis.com
31 Maret 2020 - 13:01 WIB
Syarief Hasan Foto:Antara
A+ A-
Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta Presiden Jokowi menjelaskan secara terbuka kebijakan yang diambil untuk mengatasi Virus Corona. Menurutnya kebijakan tersebut diperlukan untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan pandemi ini.
Pemerintah diminta tidak menunda untuk mengeluarkan kebijakan untuk mengatasi penyebaran Corona. Pasalnya menurut dia jumlah korban terus meningkat selama 30 hari terakhir.
“Jangan biarkan rakyat gelisah dan tidak tentram, jangan keliru mengambil kebijakan, jangan biarkan rakyat berspekulasi, utamakan kepentingan rakyat,” katanya di Jakarta, Selasa (31/3/2020).
Adapun hingga Senin (30/3/2020) pukul 12 siang, tercacat sebanyak 75 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, 122 meninggal dunia dan pasien positif bertambah menjadi 1.414 kasus.
"Ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 129 kasus baru. Sehingga total menjadi 1.414 positif. Penularan di luar masih terjadi, kasus positif masih bertambah, saya mengingatkan kembali untuk jaga jarak," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020).
Dari angka tersebut, pasien sembuh bertambah 11 orang, sementara pasien meninggal bertambah 8 kasus dibandingkan dengan satu hari sebelumnya. Adapun pada Minggu (29/3/2020), tercatat 1.285 kasus positif COVID-19, 114 orang meninggal dan 64 orang sembuh.
Sementara itu, Syarief Hasan meminta pemerintah melakukan satu koordinasi kebijakan dengan daerah. Langkah ini menurutnya lebih efektif mengatasi penyebaran Corona.
Sumber: https://m.bisnis.com/kabar24/read/20200331/15/1220216/mpr-desak-jokowi-keluarkan-kebijakan-penanggulangan-corona-secara-terbuka
Subscribe to:
Posts (Atom)






